Gagal di praktek, hampir 80% pemohon SIM C tak lulus

Foto: Gatot Aribowo

Kepala unit registrasi dan identifikasi Satlantas Polres Blora, Ipda Zaenal Arifin.

Selasa, 05 Februari 2019 12:15 WIB

BLORA (OTOwarta)—Produksi Surat Ijin Mengemudi (SIM) golongan C untuk pengendara kendaraan sepeda motor yang dikeluarkan Polres Blora selama bulan Januari 2019 mencapai 1.293 SIM C. Jumlah ini sekitar 22 persen dari jumlah pemohon SIM C, yang jumlah pemohonnya mencapai 5.700 pemohon.

"Dengan kata lain dapat kami katakan jika 78 persen dari pemohon SIM C tak lulus ujian," sebut Kasatlantas Polres Blora melalui Kepala unit registrasi dan identifikasi Satlantas Polres Blora, Ipda Zaenal Arifin saat dijumpai di ruangannya, Senin (4/2/2019).

Data di bulan Januari tersebut, kata Kanit regident, tak jauh beda dengan data bulanan di tahun sebelumnya.

"Rata-rata memang segitu, antara 75 persen hingga 80 persen setiap bulannya yang tidak lulus ujian SIM C. Sedangkan di SIM A, sedikit bagus antara 70 persen sampai 75 persen. Di bulan Januari lalu dari 1.665 pemohon, yang dinyatakan lulus ada 475 pemohon," jelasnya.

Sebagian besar pemohon SIM C yang tak lulus gagal menyelesaikan ujian praktek.

"Bagi mereka ujian terberat ada di praktek. Mereka gagal hingga ke garis finish," kata Kanit regident.

Rintangan terberat ada di jalan berbentuk U dan jalan lingkaran 8.

"Memang di ujian ini pemohon perlu berlatih disiplin dalam berbelok."

Di pelataran kantor Satlantas Polres Blora warga difasilitasi untuk berlatih, kendati warga bisa ikut dalam kursus-kursus berbayar.

"Kami gratis, silakan warga kalau mau berlatih telah disediakan tempat di pelataran," katanya.

Ditambahkan, untuk mengulang ujian, pemohon diberikan kesempatan hingga 3 kali pengulangan berturut-turut.

"Jadi bila baru pertama kali lalu gagal, besoknya bisa mengulang, dan paling lambat seminggu. Kalau lebih dari seminggu baru mengajukan perulangan, harus mengulang dari awal lagi. Jika 3 kali berturut-turut pengulangan gagal, untuk mengulangnya menunggu satu bulan lagi. Silakan dalam waktu sebulan itu berlatih," jelas Kanit regident. (*)